Memaksimalkan Deposito dijamin LPS

ilustrasi deposito yang dijamin oleh lps

Simpanan deposito di bank, dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Namun tentunya ada persyaratan yang harus dipenuhi supaya jaminan LPS tersebut tidak gugur atau batal. Persyaratan 3 T harus dipenuhi agar bisa memenuhi persyaratan jaminan LPS. Jadi salah satunya, kalau menerima keuntungan lain di luar suku bunga wajar deposito nya maka jaminan LPS terhadap deposito tersebut bisa batal. Sementara tingkat suku bunga tabungan maupun tingkat suku bunga deposito yang dijamin oleh LPS tersebut sangat kecil dan cenderung semakin turun dari waktu ke waktu. Sebagai contohnya pada saat ini tingkat suku bunga deposito di BU (Bank Umum) yang dijamin LPS ialah sebesar 4,5%, ini turun sekitar 0,5 % dari periode sebelumnya. Belum lagi adanya pengenaan pajak bunga deposito sebesar 20 % yang akan semakin menggerogoti hasil deposito. Sehingga jika diperbandingkan dengan tingkat inflasi maka justru bisa rugi, karena nilai daya belinya masih lebih rendah dari laju tingkat inflasinya, terutama tingkat inflasi real dari waktu ke waktu. Lantas bagaimanakah tips cara untuk memaksimalkan deposito dijamin LPS. Simak tipsnya berikut ini.

Deposito di BPR (Bank Perkreditan Rakyat)

Jika tingkat suku bunga deposito yang dijamin oleh LPS pada BU, baik itu di Bank Umum (BU) swasta seperti BCA, atau Bank HSBC, Citibank dan lain sebagainya, maupun di BU bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara), yakni seperti di bank Mandiri atau BRI atau BNI dan lain sebagainya, itu ialah maksimal sebesar 4,5 % maka tingkat suku bunga deposito yang dijamin oleh LPS di berbagai BPR masih lumayan cukup memadai, yakni ada di kisaran maksimal 7 % pada saat ini. Bisa di cek perkembangan tingkat suku bunga deposito yang dijamin oleh LPS dari waktu ke waktu tersebut di website LPS. Sehingga tak ada salahnya untuk memilih menempatkan deposito tersebut di BPR jika dibandingkan di BU. Toh sama saja amannya, sama-sama deposito dijamin LPS, namun dengan menaruhnya di BPR maka tingkat suku bunga depositonya bisa lebih tinggi bahkan hampir mencapai dua kali lipatnya. 

Pilih Jangka Waktu Deposito yang Paling Maksimal Tingkat Suku Bunganya

Lalu biasanya dari maksimal jaminan LPS untuk suku bunga deposito sebesar 7 % tersebut hanya disediakan atau ditawarkan untuk jenis tenor deposito berjangka waktu 12 bulan ke atas. Deposito dengan jangka waktu dibawahnya maka biasanya hanya akan diberikan imbalan tingkat suku bunga dibawah jaminan LPS maksimal suku bunganya  yakni dalam hal ini ialah dibawah 7 %. Sehingga guna memaksimalkan hasilnya maka pilih deposito dengan jangka waktu 12 bulan atau ke atas yang menyediakan suku bunga terjamin LPS yang maksimal besarannya. Sehingga deposito akan tetap terjamin LPS dengan tingkat suku bunga yang paling optimal yang bisa didapatkan.

Batasi Nilai Nominal Deposito dibawah Batas Nominal Deposito Kena Pajak

Lalu agar hasil deposito tidak berkurang lagi akibat terkena pajak sebesar 20 % maka tempatkan deposito maksimal sebesar 7,5 juta saja per nasabah per bank, yakni batas maksimal deposito bebas pajak

Itulah beberapa tips guna memaksimalkan hasil deposito yang tetap aman terjamin LPS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *